Selain banpres, pemerintah telah memberikan bantuan untuk UMKM melalui penempatan dana pada perbankan dan subsidi bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan non-KUR dengan pagu Rp42,17 triliun. Hingga saat ini, sekitar 4,45 juta UMKM memanfaatkan insentif ini yang juga diberikan dengan subsidi pajak maupun sewa ruko bagi pelaku UMKM.
Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) ini menegaskan, anggaran pemulihan ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) mencapai Rp744,7 triliun. Hingga saat ini, serapan anggaran ini mencapai 43,8 persen atau sekitar Rp326,16 triliun.
Target investasi. Airlangga juga mengaku pemerintah menargetkan investasi pada 2022 sebesar Rp1.200 triliun di depan anggota Apindo. Menurut Ketua Umum DPP Partai Golkar ini, target itu bisa dicapai jika ada kerjasama antara pemerintah dengan Apindo atau stakeholder lainnya.
“PR (Pekerjaan Rumah) ini yang nanti tentu membutuhkan kerjasama dengan stake holder utamanya Apindo dan Kadin (Kamar Dagang dan Industri),” kata Airlangga. Target itu bisa dicapai dengan memanfaatkan Lembaga Pengelola Investasi dan implementasi Omnibus Law Cipta Kerja.
Salah satu caranya adalah penggunaan Online Single Submission (OSS) Berbasis Resiko untuk memudahkan pelaku usaha mendapatkan izin. Airlangga mengaku, pada semester I 2021, Indonesia menerima investasi sebesar Rp442 triliun. Jumlah ini naik sekitar 10 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama sementara pemerintah telah menargetkan investasi sepanjang 2021 mencapai Rp900 triliun. (*/kk)
Editor: Aspian Nur