"Terkapar di ruang gelap. Mencari-cari lilin untuk mendapat terang. Batre hape sudah sekarat, mau ke kamar mandi susah karena gelap," tulis akun @hujanderas "#matilampu masih stay on trending. - dari Baturengat -Cigondewah Kaler mati lampu dari jam 8 pagi sampe magrib ini b**t!," timpal akun @rikalestari_
Meski demikian, sejumlah warganet mengabarkan bahwa listrik di wilayahnya telah kembali mengalir. Dari keriuhan pembahasan mengenai pemadaman listrik di wilayah Jabodetabek tersebut, salah satu warganet mengingatkan bahwa faktanya saat ini Indonesia belumlah mencapai pemerataan terkait aliran listrik PLN.
Adalah akun @cenderawasihh yang mencuitkan sesuatu yang seperti menyadarkan semua orang.
"Hanya beberapa saat mati lampu di wilayah Jakarta Bekasi dan sekitarnya. Medsos sudah penuh dengan Trending topics #matilampu. Kami yang berada di Indonesia Timur yg bahkan listrik belum terpasang hanya bisa memahami," tulis akun tersebut.
Ungkapan akun tersebut sebenarnya tidaklah berlebihan. Belum lama ini, Korankaltim.com menerbitkan laporan dari data yang disampaikan General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kaltim dan Kaltara (Kaltimtara), Sigit Witjaksana.
Faktanya, ada 100 ribu Kepala Keluarga (KK) di Kaltim yang belum merasakan layanan listrik PLN. 41 ribu diantaranya bahkan sama sekali belum memiliki sambungan listrik. Sigit menyebut, sisanya mendapatkan aliran listrik dari berbagai sumber.
“Sekitar 69 ribu KK sudah ada listrik, tapi bukan dari PLN. Bisa dari swadaya atau bantuan dari perusahaan di sekitar,” terang Sigit, Selasa (27/10/2020). Sigit menjelaskan bahwa wilayah Kutai Barat menjadi daerah yang paling banyak memiliki KK tanpa aliran listrik di rumah mereka.
Sayangnya PLN Unit Induk WIlayah Kaltimtara enggan membeberkan berapa jumlah KK di Kutai Barat yang belum merasakan sambungan listrik. Bersyukur, bertepatan pada 75 tahun Hari Listrik Nasional, PLN Unit induk Kaltimtara meresmikan program pencanangan 50 ribu sambungan listrik untuk rumah-rumah di Kaltim.
“Mekanismenya akan kami koordinasikan dengan pemerintah daerah setempat. Mana akses yang paling mudah, pasti akan kita pasangkan (listrik),” imbuhnya. 50 Ribu sambungan rumah yang akan dipasang di seluruh penjuru Kaltim ini merupakan bagian dari kerjasama antara PLN dan sejumlah perusahaan yang ada di Kaltim.[]
Penulis: Permata S. Rahayu
Editor : Rusdi