Setelah bebas, hal pertama yang akan dilakukan Ahok adalah menikah. Ahok resmi bercerai dengan Veronica Tan pada 4 April 2018. Keputusan ini menyusul ketuk palu hakim di sidang perceraian Ahok-Veronica di Pengadilan Negeri Jakarta Utara.
Mantan Bupati Belitung Timur ini nampaknya tak ingin terlalu lama menduda. Ketika masih berada di dalam penjara, Ahok dikabarkan memiliki hubungan spesial dengan Bripda Puput Nastiti Devi. Bripda Puput merupakan mantan pengawal Veronica Tan. Ahok dikabarkan bakal menikahi pujaan hatinya itu pada 15 Februari 2019. "Tanggal 15 Februari nikahnya, nanti saya saksi juga," kata Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi.
Selain menikah, rupanya mantan Gubernur DKI Jakarta ini sudah banjir undangan untuk menjadi pembicara. Ahok dikabarkan akan menjadi pembicara seminar di luar negeri. "Sejauh ini sudah 15 negara," kata staf Ahok Ima Mahdiah.
Ima menyebut negara tersebut di Asia Tenggara, Hongkong, Australia, Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Selandia Baru, Prancis, Belgia, Kanada hingga Austria.
Dia menyebut mantan Bupati Belitung Timur itu rencananya mengisi seminar mengenai pengalamannya selama di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.
Sementara menurut Mantan Gubernur DKI yang juga sahabatnya, Djarot Saiful Hidayat menyebut tak ada ketakutan atau kegugupan Ahok kembali terjun ke masyarakat meski sudah 21 bulan tidak menginjak aspal. "Enggak ada (ketakutan), dia sudah siap. Sudah siap untuk bisa bertemu, tapi beliau ingin menikmati hidup dulu. Beliau ingin senang-senang lah," tutur Djarot.
Bersenang-senang yang dimaksud Djarot adalah liburan terlebih dahulu bersama keluarga. Ahok ingin mudik untuk ziarah ke kampungnya hingga melihat sakura. "Pengin ke Bali, ke Belitung, sama lihat sakura di Jepang," ucapnya.
Politikus PDIP Prasetyo Edi Marsudi menepis jika Ahok akan langsung berpolitik dan langsung turun di Kampanye Pilpres 2019. Dia mengatakan, Ahok akan memulai lagi karier sebagai pengusaha. "Mau istirahat memulai karier usaha. Setelah itu, beliau enggak tahu ke depan gimana," jelas Pras yang juga Sekretaris PDIP DPD DKI ini. (*)