Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko menuturkan, berdasarkan hasil penyelidikan aksi tersebut dipicu dendam pribadi yang dipendam satu diantara pelaku ditambah faktor ekonomi.
Kedua pelaku berinisial AN berusia 43 tahun dan AL berusia 26 tahun yang mana keduanya sudah mengenal korban karena pernah bekerja di lingkungan yang sama sebagai perawat kebun karet. Satu diantara pelaku bahkan telah bekerja hampir dua tahun, sedangkan temannya baru sekitar satu bulan.
"Motifnya karena sebelumnya pelaku sudah saling mengenal dengan korban. Salah satu pelaku mengaku menyimpan dendam karena merasa pernah dihina oleh korban," jelas Bambang kepada Korankaltim.com pada Senin (20/7/2026).
Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi satu diantara alasan yang mendorong mereka melakukan aksi tersebut. AN hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp1 Juta-an selama bekerja padahal memiliki tanggungan keluarga dengan tiga orang anak dengan satu diantaranya masih kuliah di Perguruan Tinggi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi kejahatan tersebut telah direncanakan sebelumnya. AN dan AL datang dengan niat melakukan perampokan terhadap korban yang telah mereka kenal.
"Memang aksi perampokan sudah direncanakan sejak awal. Mereka sama-sama bekerja mengurus kebun milik orang lain dan mengetahui kondisi korban," sebut Bambang.
Editor: Aspian Nur