Korban yang sempat diduga menjadi korban penculikan itu diketahui hilang sejak Senin (1/6/2026) malam. Setelah dilakukan pencarian, jasad korban ditemukan di sebuah kubangan air di belakang Masjid Agung Al Faruq Sangatta, kawasan Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara.
Saat ditemukan, korban berada dalam posisi tengkurap dengan mengenakan kaos merah dan celana panjang hitam, sesuai dengan ciri-ciri yang sebelumnya disebarluaskan kepada masyarakat.
Usai dievakuasi, jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kudungga Sangatta untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kematiannya.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto melalui Ps. Kasubsi Penmas Si Humas Polres Kutim, Aiptu Wahyu Winarko, membenarkan bahwa jasad yang ditemukan tersebut merupakan anak yang sebelumnya dinyatakan hilang. Saat kini, kepolisian juga masih mendalami penyebab kematian korban.
“Masih kami dalami kasusnya. Nanti akan dirilis jika sudah terang kejadianya,” ujar Wahyu singkat.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarganya setelah diduga dibawa oleh orang tak dikenal. Informasi tersebut sempat menyita perhatian masyarakat Kutim dan ramai disebarluaskan melalui berbagai media sosial serta grup percakapan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian korban serta memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Editor: Erwin