Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban sedang bermain layang-layang bersama sejumlah rekannya. Layangan yang dimainkan korban diduga putus dan jatuh ke area parit atau selokan. Saat korban berusaha mengambil layangan tersebut, seekor buaya tiba-tiba menyambar kaki korban.
Informasi awal diterima Posko Palang Merah Indonesia (PMI) Kutim sekitar pukul 17.52 WITA dari layanan darurat Kutim Siaga 112. Laporan tersebut menyebutkan adanya warga yang disambar buaya di kawasan dermaga baru Kenyamukan.
Menerima laporan itu, Posko PMI Kutim bersama tim ambulans segera bergerak menuju lokasi untuk mengevakuasi korban.
Petugas Posko PMI Kutim, Muh Ali, mengatakan tim langsung melakukan penjemputan korban sesaat setelah menerima laporan dari pusat layanan darurat.
“Begitu menerima laporan dari Kutim Siaga 112, tim langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban,” ujarnya.
Saat tiba di lokasi memastikan korban masih dalam kondisi sadar meski mengalami luka robek cukup serius pada bagian paha kiri akibat serangan buaya tersebut.
“Tim segera membawa korban ke RS PKT Sangatta untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya.
Dalam proses penanganan, PMI Kutim menerjunkan satu unit ambulans beserta personel posko yang terdiri dari Muh Ali, Amin, Erwin Simbolon dan Zulfikar serta sejumlah unsur lain turut terlibat dalam penanganan kejadian tersebut.
Usai proses evakuasi selesai dan korban dirujuk ke rumah sakit, tim ambulans PMI kembali ke markas untuk bersiaga melanjutkan pelayanan.
“Setelah korban di bawa ke rumah sakit, unit ambulans kembali ke markas,” pungkasnya.
Editor: Erwin