Jalur ini mencatat tingginya minat calon peserta didik dengan total pendaftar mencapai 255 siswa.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Kesiswaan, Akhmad Kusnaim mengungkapkan, jumlah tersebut menunjukkan antusiasme besar dari siswa untuk bersaing melalui jalur prestasi.
Animo pendaftar cukup tinggi, ini menunjukkan jalur unggulan masih menjadi pilihan utama bagi siswa yang memiliki rekam jejak prestasi, baik akademik maupun non-akademik.
Dari total pendaftar, pihak sekolah menetapkan kuota sebanyak 144 siswa yang akan diterima melalui jalur SMBP Unggulan. Dengan selisih yang cukup jauh antara jumlah pendaftar dan kuota, persaingan pun berlangsung ketat.
“Seleksi kita lakukan secara berlapis dan objektif sehingga benar-benar menghasilkan peserta didik yang berkualitas sesuai kriteria sekolah,” jelasnya.
Tahapan seleksi dimulai dari proses registrasi secara daring, dilanjutkan dengan seleksi administrasi. Peserta yang lolos kemudian mengikuti Tes Potensi Akademik serta ujian mata pelajaran, sebelum akhirnya menjalani tahap wawancara sebagai penilaian akhir.
“Setiap tahapan memiliki bobot penilaian tersendiri,” ujarnya.
Pihaknya ingin memastikan siswa yang diterima tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan karakter yang baik. Terkait hasil seleksi, pihak sekolah telah menjadwalkan pengumuman resmi pada awal Mei mendatang.
“Pengumuman akhir akan kami sampaikan pada 4 Mei 2026 melalui kanal resmi sekolah agar bisa diakses dengan mudah oleh seluruh peserta,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk jalur reguler, pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Pada tahun ajaran 2026 sekolah menyiapkan delapan rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas masing-masing 36 siswa.
“Secara keseluruhan, jumlah peserta didik baru yang akan diterima mencapai 288 siswa dari jalur unggulan dan reguler,” pungkasnya.
Editor: Erwin