Pengawasan dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM tetap aman serta mencegah potensi penyalahgunaan, termasuk praktik pengetapan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Ps Kapolsubsektor Telen Aiptui Irwan Agung N turut mengawasi kegiatan monitoring di lapangan pada Jumat (24/4/2026) hari ini. Dari hasil pemantauan, stok BBM jenis Pertalite tercatat di SPBU sekitar 7.000 liter dan dinilai mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.
Selain memastikan stok, petugas juga mengawasi jalannya distribusi agar tetap tertib. Antrean kendaraan di SPBU terlihat terkendali, tanpa adanya lonjakan signifikan maupun kepanikan warga.
Polisi turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan serta tetap mengikuti aturan saat pengisian BBM. “Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap tertib dan tidak melakukan pengisian secara berulang yang dapat merugikan pengguna lain,” sebut Irwan kepada Korankaltim.com disela kegiatan.
Mereka juga berkoordinasi dengan pengelola SPBU guna memperketat pengawasan terhadap kendaraan yang terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Pengawasan tersebut merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas distribusi energi di wilayah tersebut. “Pengamanan ini kami lakukan agar distribusi BBM berjalan lancar, tidak terjadi kelangkaan, serta tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak,” imbuh Irwan.
Petugas akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang ditemukan di lapangan. Apabila ada pihak yang mencoba menyalahgunakan BBM bersubsidi. "Tentu akan kami proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pengawasan akan terus dilakukan secara berkala," sebut Irwan.
Editor: Aspian Nur