Sebanyak 73 personel yang tergabung dalam dua pleton Dalmas dilepas untuk di-BKO-kan ke Kota Tepian dan berangkat ke Samarinda Senin (20/4/2026) kemarin. Keberangkatan para personel menjadi bagian dari langkah strategis dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Ibu Kota Provinsi.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menjelaskan, penugasan BKO merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Seluruh personel mendapatkan pembekalan terkait pelaksanaan tugas di lapangan, termasuk pentingnya menjaga sikap profesional, disiplin serta mengedepankan pendekatan yang humanis saat menghadapi massa aksi.
“Ini bukan sekadar tugas biasa, tetapi bentuk kepercayaan yang diberikan kepada kita. Laksanakan dengan sungguh-sungguh, jaga sikap, dan tetap profesional dalam setiap situasi,” kata Fauzan kepada Korankaltim.com disela pelepasan personel.
Pentingnya menurutnya untuk menjaga kondisi fisik dan soliditas tim selama berada di daerah penugasan, mengingat dinamika di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.
Diharapkan kehadiran personel dari Kutim dapat memberikan dampak positif dalam mendukung pengamanan serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat di Samarinda. Jalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.
“Semoga mereka disana bisa membantu memperkuat pengamanan dan memberi ketenangan bagi masyarakat," tutup Fauzan.
Editor: Aspian Nur