Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 18.08 WITA. Tim pemadam segera menuju lokasi dan tiba pada pukul 18.17 WITA dengan jarak tempuh sekitar dua kilometer.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendalian Operasi dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, menjelaskan objek yang terbakar meliputi rumah barakan serta rumah warga di sekitarnya.
“Area yang terbakar merupakan pemukiman, terdiri dari rumah barakan enam pintu, tiga unit rumah tunggal serta empat rumah lainnya ikut terdampak,” ujar Eko.
Meski kebakaran cukup besar, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Api baru berhasil dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 19.50 WITA, setelah petugas berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi kejadian.
“Untuk sementara, korban jiwa nihil dan tidak ada laporan korban luka maupun meninggal dunia,” tegasnya.
Namun demikian, pihaknya masih melakukan pendataan terkait total kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.
“Kerugian masih dalam proses pendataan dan belum dapat dipastikan,” tambahnya.
Terkait penyebab kebakaran, ia menyebutkan hingga saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Beberapa sumber menyebutkan, para penghuni kontrakan sedang mudik sehingga rumah keadaan kosong.
“Penyebab asal api masih belum diketahui dan akan dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.
Dalam proses pemadaman, sejumlah unit dikerahkan dari beberapa pos, di antaranya unit fire dan suplai dari Pos Utara, dua unit fire dan satu unit suplai dari Pos Pendidikan, satu unit fire dari Pos Selatan, satu unit suplai dari Pemda dan bantuan perusahaan.
“Beberapa unsur yang turut terlibat di lokasi guna memastikan situasi tetap kondusif selama proses penanganan berlangsung,” pungkasnya.
Editor: Erwin