Kegiatan pengamanan ini melibatkan unsur TNI/Polri, pemerintah desa, serta pengelola wisata. Patroli dilakukan secara rutin sebagai langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memastikan wisatawan dapat menikmati liburan dengan aman.
Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan patroli dialogis dengan menyampaikan imbauan kepada pengunjung. Masyarakat diminta menjaga ketertiban, berhati-hati saat beraktivitas di kawasan pantai, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap barang bawaan.
Selain itu, perhatian khusus diberikan kepada orang tua agar selalu mengawasi anak-anak yang bermain di sekitar pantai guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pengelola dan pedagang turut dilibatkan untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, mengatakan petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada, terutama saat beraktivitas di area pantai. Pengunjung diimbau menjaga keselamatan diri dan keluarga serta mewaspadai potensi bahaya, termasuk keberadaan satwa liar seperti buaya.
“Kehadiran Pos Pam dalam Operasi Ketupat Mahakam merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat selama libur Lebaran,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Pihaknya memastikan seluruh aktivitas masyarakat, khususnya di objek wisata, berjalan dengan aman dan tertib. Oleh karena itu, pihaknya mengerahkan personel gabungan untuk memberikan pengamanan secara optimal.
Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama. Keselamatan adalah prioritas utama. Dengan pengamanan yang dilakukan secara intensif, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan.
“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan petugas di lapangan agar situasi tetap kondusif,” pungkasnya.
Editor: Erwin