Hal itu dinilai penting guna mencegah potensi kebakaran maupun tindak kriminal selama cuti bersama.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto menegaskan, kesiapan masyarakat dalam mengamankan rumah menjadi satu diantara kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif, memastikan seluruh peralatan listrik dalam kondisi mati sebelum meninggalkan rumah.
"Ini penting untuk mencegah risiko kebakaran akibat arus pendek listrik,” ukata Fauzan kepada Korankaltim.com Minggu (22/3/2026).
Selain listrik, masyarakat juga diminta memastikan kompor dan peralatan memasak dalam kondisi aman. Bahkan, sambungan kompor disarankan untuk dilepas dari tabung gas guna menghindari potensi kebocoran.
Seluruh pintu dan jendela rumah harus dipastikan tertutup rapat serta terkunci dengan baik. "Sebagai langkah antisipasi terhadap aksi pencurian saat rumah dalam keadaan kosong," ujar Fauzan.
Masyarakat diminta untuk berkoordinasi dengan tetangga maupun pengurus RT setempat sebelum bepergian. Pengawasan lingkungan secara bersama dapat memperkuat sistem keamanan di permukiman.
“Koordinasi dengan tetangga atau RT setempat sangat kami sarankan agar keamanan lingkungan tetap terjaga,” sebutnya.
Aparat kepolisian mengintensifkan patroli serta pengamanan di sejumlah wilayah rawan selama periode mudik hingga arus balik Lebaran. Dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, masyarakat diharapkan dapat menjalankan mudik dengan tenang tanpa rasa khawatir terhadap kondisi rumah yang ditinggalkan.
"Semoga kondisi lingkungan tetap rasa aman dan nyaman selama libur berlangsung," pungkas Fauzan.
Editor: Aspian Nur