IBI Kutim Siagakan Bidan di Titik Jalur Mudik
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Ikatan Bidan Indonesia Kutai Timur (BI Kutim) ikut berkontribusi terhadap layanan siaga kesehatan di jalur mudik Lebaran yang berlangsung serentak di 18 kecamatan.
Kegiatan ini dilaksanakan selama sepuluh hari, terhitung mulai 16 hingga 25 Maret pekan depan.
Hal itu sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. Layanan kesehatan ditempatkan di sejumlah posko mudik dan terminal dengan menggandeng tim pengamanan yang bertugas di lapangan. Para bidan memberikan pemeriksaan kesehatan dasar serta pertolongan pertama bagi pemudik yang membutuhkan.
Ketua PC IBI Kutim Yuliana Kala Lembang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat selama perjalanan mudik.
“Ini upaya kolektif yang menyatu dengan kepentingan publik. Kami hadir di posko-posko mudik dan terminal untuk memberikan layanan kesehatan dasar," ujar Yuliana.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan pengurus ranting bidan di setiap kecamatan yang turun langsung ke lapangan untuk menjangkau titik-titik strategis jalur mudik.
“Mereka memantau kondisi di jalur mudik dan memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang melintas,” jelas Yuliana.
Selain menangani kondisi darurat, para bidan juga memberikan layanan kesehatan dasar yang kerap dibutuhkan pemudik, seperti pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan ringan, hingga pemantauan kondisi ibu dan anak.
Kehadiran bidan di jalur mudik tidak hanya berfokus pada penanganan kecelakaan lalu lintas, tetapi juga pendekatan promotif dan preventif bagi masyarakat. Petugas tidak hanya merespons kondisi darurat, tetapi juga memberikan pemeriksaan kesehatan serta edukasi kepada pemudik agar perjalanan mereka tetap aman dan sehat.
"Beberapa pemudik merasa senang karena ada tenaga kesehatan yang siap membantu. Keberadaan tenaga kesehatan di posko mudik solusi bantuan medis," tutup Yuliana.
Editor: Aspian Nur










