Imbauan ini terutama berkaitan dengan keamanan rumah yang ditinggalkan serta kesiapan kendaraan dan kondisi fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan jauh.
Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, menegaskan masyarakat perlu melakukan berbagai persiapan secara matang sebelum berangkat mudik. Hal tersebut penting untuk meminimalkan risiko yang dapat terjadi selama perjalanan maupun saat rumah ditinggalkan.
“Hal paling utama yang harus diperhatikan adalah keamanan tempat tinggal atau rumah. Pastikan semuanya dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan,” ujarnya.
Keamanan rumah menjadi hal utama yang perlu diperhatikan pemudik. Warga diminta memastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik serta mematikan instalasi listrik yang tidak diperlukan guna menghindari potensi kebakaran.
Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk memberi tahu tetangga atau kerabat terdekat apabila rumah akan ditinggalkan dalam beberapa hari. Jika memungkinkan sampaikan ke tetangga atau keluarga terdekat saat rumah akan ditinggalkan beberapa hari.
“Ini sebagai bentuk kewaspadaan agar lingkungan sekitar juga bisa ikut mengawasi,” jelasnya.
Di samping itu, kesiapan kendaraan juga menjadi faktor penting yang tidak boleh diabaikan sebelum melakukan perjalanan mudik. Ia mengingatkan masyarakat agar melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan.
Pengecekan perlu dilakukan pada berbagai komponen penting seperti mesin, sistem pengereman, kondisi ban hingga lampu kendaraan. Hal ini menjadi perhatian khusus mengingat karakteristik jalur perjalanan di wilayah Kalimantan yang memiliki medan cukup menantang. Memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.
“Periksa kondisi mesin, rem dan lampu kendaraan sebelum berangkat agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” pungkasnya.
Editor: Erwin