Rumah berbahan kayu tersebut hangus dilalap api. Petugas kemudian mengevakuasi korban dari lokasi kejadian setelah proses pemadaman dilakukan.
Laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 12.46 Wita. Informasi disampaikan oleh Ibu Kusyati melalui sambungan telepon kepada salah seorang anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim.
Unit pemadam kebakaran tiba di lokasi pukul 13.10 Wita setelah menempuh jarak kurang lebih 8,1 kilometer. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas langsung melakukan pemadaman dan pendinginan.
Kepala Seksi Pemadaman, Pengendali Operasi, dan Komunikasi Disdamkartan Kutim, Eko Purnomo, membenarkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
“Petugas langsung bergegas ke TKP untuk melakukan pemadaman serta pendinginan. Tim juga telah mengevakuasi satu korban meninggal dunia,” jelasnya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Selasa (24/2/2026) pagi.
Rumah yang terbakar tersebut merupakan milik Hartoyo. Bangunan itu berbahan kayu dengan ukuran kurang lebar 6 meter dan panjang 10 meter.
Berdasarkan dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
“Berdasarkan hasil sementara kebakaran diduga akibat korsleting listrik,” ujarnya.
Lebih lanjut, kendala utama di lapangan adalah jarak tempuh yang cukup jauh serta kondisi akses jalan tidak mulus. Hal itu menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Meski demikian, tim tetap berupaya maksimal agar api segera terkendali.
“Jarak tempuh cukup jauh memakan waktu sekitar 8,1 kilometer dan akses jalan menuju lokasi cukup ekstrem,” pungkasnya.
Editor: Erwin