Berbagai langkah preventif pun terus dilakukan untuk menekan potensi kecelakaan terutama di wilayah rawan laka. Kasat Lantas Polres Kutim AKP Rezky Nur Harismeihendra menjelaskan, mereka sudah melakukan sejumlah upaya pencegahan diantaranya melalui sosialisasi program Polantas Menyapa kepada asosiasi angkutan material.
"Kami juga sudah melakukan pemasangan spanduk imbauan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di daerah rawan kecelakaan,” kata Rezky saat dikonfirmasi pada Senin (12/1/2026) sore.
Selain sosialisasi, aspek keselamatan muatan juga menjadi perhatian utama. Polisi memberikan petunjuk tegas kepada pengemudi dan pemilik kendaraan agar menutup bak belakang truk menggunakan terpal guna mencegah material berhamburan di jalan.
“Kami mengingatkan agar setiap kendaraan angkutan material menutup bak dengan terpal," imbuhnya.
Hal itu penting untuk menghindari material jatuh ke badan jalan yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya. Upaya pencegahan juga diperkuat melalui kerja sama lintas sektor bersama Dinas Perhubungan (Dishub).
Penertiban dilakukan secara persuasif dengan mendatangi langsung pemilik kendaraan, sekaligus menggelar rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ). Dalam forum tersebut, Pihaknya telah membahas solusi bersama.
"Mulai dari pengaturan waktu operasional kendaraan hingga penyesuaian muatan agar sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Tak hanya itu, pengawasan turut menyasar pengelolaan lokasi pengambilan material agar aktivitas angkutan berjalan tertib dan tidak memicu risiko kecelakaan lalu lintas. Dengan berbagai langkah tersebut, ia berharap kesadaran para pengusaha dan pengemudi angkutan material semakin meningkat.
"Demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas," tutup Rezky.
Editor: Aspian Nur