Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto jadi inspektur upacara dan menegaskan, semangat kepahlawanan tidak hanya diwujudkan di medan pertempuran tetapi juga melalui pengabdian, keikhlasan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.
“Semangat para pahlawan harus terus hidup dalam diri kita. Kepahlawanan masa kini diwujudkan melalui dedikasi, pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta penegakan hukum yang adil dan berintegritas,” kata Fauzan.
Fauzan mengajak semua agar menjadikan momentum hari pahlawan sebagai sarana refleksi dan penguatan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta meningkatkan pelayanan publik yang profesional dan humanis.
Peringatan hari pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi momen refleksi untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan. Nilai penting yang harus dipetik dari pahlawan yakni, kesabaran dalam memperjuangkan cita-cita, mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi, serta memiliki pandangan jauh ke depan demi generasi masa depan.
“Kehormatan sejati ada pada manfaat yang ditinggalkan. Sekarang kita melanjutkan perjuangan itu dengan bekerja, bergerak dan berdampak bagi masyarakat," jelasnya.
Perjuangan di era modern tidak lagi melalui pertempuran fisik, melainkan diwujudkan melalui ilmu, empati, integritas, inovasi dan pengabdian dalam setiap profesi.
Tugas generasi saat ini menjaga dan mengisi kemerdekaan melalui karya nyata, persatuan dan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa.
"Mari terus meneladani nilai perjuangan, keberanian, semangat pantang menyerah demi kemajuan bangsa dan daerah," tutup Fauzan.
Editor: Aspian Nur