Gangguan ini disebabkan adanya kegiatan rutin pembersihan instalasi pengolahan air yang dilakukan oleh tim teknis.
Direktur Utama (Dirut) Perumda TTBKT menjelaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan kualitas air bersih yang didistribusikan ke pelanggan tetap terjaga.
Selama proses pembersihan berlangsung, aliran air di beberapa kawasan akan mengalami penurunan debit dan tekanan.
“Pembersihan IPA Kabo ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan demi menjaga kualitas air agar tetap layak konsumsi. Namun selama proses berlangsung, suplai air ke pelanggan akan sedikit terganggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah menyiapkan langkah antisipatif agar pelanggan tetap bisa mengakses air bersih jika diperlukan.
“Kami mengimbau pelanggan untuk menampung air secukupnya sebelum kegiatan pembersihan dimulai. Kami juga menyiapkan mobil tangki untuk melayani kebutuhan darurat di lokasi-lokasi tertentu,” jelasnya.
Menurutnya, proses pembersihan IPA Kabo dilakukan setiap tahun untuk mencegah penumpukan sedimen yang dapat mempengaruhi mutu air. Setelah pekerjaan selesai, aliran air akan kembali normal secara bertahap.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami berkomitmen menjaga pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan,” jelasnya.
Pihak Perumda TTBKT juga mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan air selama masa perawatan instalasi berlangsung, sembari memastikan petugas di lapangan siap melakukan pemulihan distribusi segera setelah pekerjaan selesai.
Adapun wilayah yang terdampak antara lain mencakup Jl. Yos Sudarso I hingga Yos Sudarso IV, Perum GPL Munthe, Cluster Bintang, Cluster Hatari, Cluster Surya, Perum Swarga Bara Extention, Jl. Poros Kabo, Perum PAMA, Perum STC 3, Perum Green Sangatta Residence, Jl. Papa Charlie, serta gang-gang di sekitarnya.
Editor: Erwin