Koordinator Pos SAR Sangatta, Aries Setiawan, menyebut korban berinisial HN, seorang perempuan ditemukan sekitar pukul 13.30 WITA.
“Korban ditemukan sekitar 1.500 meter dari titik awal kejadian, dalam kondisi meninggal dunia,” jelasnya.
Diakuinya, jasad korban dilakukan proses evakuasi dengan penuh kehati-hatian karena arus sungai yang cukup deras.
“Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya,” bebernya.
Sebelumnya, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (6/10/2025), saat kapal bermuatan hasil kebun dikabarkan karam di perairan Sungai Meratak. Pasangan suami istri (pasutri) yakni M dan HN dikabarkan hilang diterjang arus.
Sejak saat itu, tim gabungan langsung melakukan pencarian dengan mengerahkan perahu karet dan peralatan penyelaman.
“Proses pencarian masih berlanjut untuk mencari satu korban lagi. Saat ini jasad istrinya baru di temukan,” pungkasnya.
Editor: Erwin