Pemkab Kutim Dapat Tiga Penghargaan Anugerah KIP Kaltim 2025
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat tiga penghargaan dari ajang anugerah Komisi Informasi Publik (KIP) tahun 2025 tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Pemkab Kutim meraih tiga penghargaan bergengsi yakni juara pertama kategori Perangkat Daerah yang diberikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dengan nilai sempurna 100.
Selanjutnya, juara kedua kategori Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai 99,60 dan Juara kedua kategori BLUD yang raih oleh RSUD Kudungga dengan nilai 99.60.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim Ronny Bonar H Siburian mengatakan, ajang tersebut merupakan apresiasi bagi penyelenggara atau badan publik atas upaya dan kinerja terhadap keterbukaan informasi publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Raihan prestasi ini menjadi bukti komitmen dalam upaya memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat berkaitan dengan keterbukaan informasi publik yang lebih transparan dan akuntabel.
"Alhamdulillah berkat usaha dalam memperbaiki pelayanan akhirnya membuahkan hasil," kata Ronny saat dikonfirmasi Sabtu (4/10/2025).
Penghargaan tersebut bukan menjadi tujuan utama tetapi bagaimana memberikan layanan keterbukaan informasi publik seoptimal mungkin.
"Tentu ke kedepan masih banyak tantangan. Sehingga memberikan dampak terhadap hasil penilaian yang meningkat cukup signifikan," jelasnya.
Pihaknya juga memberikan kredit positif bagi seluruh perangkat daerah yang selama ini terus berupaya menghadirkan pelayanan keterbukaan informasi publik.
"Kami terus melakukan evaluasi dan perbaikan secara menyeluruh terkait layanan keterbukaan informasi publik," sebut Ronny
Terpenting menurutnya sinergi dan koordinasi yang dilakukan serta dukungan semua pihak dalam memperbaiki tata kelola pelayanan publik.
"Keterbukaan informasi publik harus diterapkan semua perangkat daerah hingga tingkat Kecamatan dan Desa," pungkas Ronny.
Editor Aspian Nur










