Peristiwa pertama terjadi di Jalan Yos Sudarso II, Kecamatan Sangatta Utara, Jumat malam (5/9/2025). Diduga, empat orang pelaku yang tergabung dalam satu komplotan langsung masuk ke sebuah ruko agen BRILink.
“Sambil mengancam dengan menggunakan senjata tajam. Sempat terjadi pemukulan dan penganiayaan sebelum para pelaku melarikan diri,” jelas Alfian, kerabat salah satu korban, Minggu (7/9/2025).
Komplotan tersebut berhasil membawa uang tunai senilai Rp16 juta. Tak berselang lama, aksi serupa kembali terjadi di agen BRILink yang berada di samping Gang Rambutan, Jalan Yos Sudarso I.
Selain itu, beredar kabar bahwa aksi perampokan juga pernah terjadi di Jalan Poros Mulawarman, Kecamatan Bengalon, Kamis (3/4/2025) lalu.
Dalam kejadian tersebut, empat orang pelaku yang menggunakan mobil dan membawa celurit berhasil menggondol sejumlah unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp8 juta milik korban.
Aksi nekat perampokan yang terjadi di kawasan padat aktivitas masyarakat ini membuat warga resah. Masyarakat berharap kepolisian segera menangkap para pelaku.
Saat dikonfirmasi, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Kutim, AKP Ardian Rahayu Priatna menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan upaya penyelidikan dan saat ini masih memburu para pelaku.
“Masih dalam penyelidikan, mohon doanya semoga segera tertangkap pelakunya,” sebut dia saat dikonfirmasi.
Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan masih mencari petunjuk dari keterangan saksi dan mengumpulkan bukti di beberapa lokasi kejadian.
“Fokus olah TKP dulu. Semoga ada titik terang agar secepatnya bisa terungkap,” pungkasnya.
Editor: Erwin