Bayi yang terbungkus tas jinjing berwarna biru tersebut ditemukan oleh anak-anak sekitar yang tengah bermain di pinggir kanal, tak jauh dari jalan raya.
Menurutnya, saat mencari kepiting di pinggir kanal ia tiba-tiba menemukan sebuah bungkusan mencurigakan. Karena penasaran, ia langsung memeriksa isi bungkusan tersebut.
"Saya kaget melihat bayi terbungkus ada pemberatnya batu bata dan mengapung di aliran kanal," sebut anak yang masih berusia 13 tahun itu.
Mendengar hal tersebut, sejumlah warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian untuk melihat kondisi bayi tersebut. Tak lama kemudian, petugas kepolisian tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi.
Selanjutnya, jasad bayi tersebut dievakuasi oleh tim INAFIS Polres Kutai Timur untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Hingga saat ini, petugas belum dapat memberikan keterangan mengenai kronologi penemuan jasad bayi.
Beberapa petugas terlihat masih mengumpulkan sejumlah barang bukti serta keterangan dari warga dan saksi guna mengungkap motif di balik pembuangan bayi ini.
Editor: Erwin