Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyebut kabupaten yang dipimpinnya mendapat jatah menjalankan program tersebut meskipun tidak secara menyeluruh. "Program MBG dilaksanakan di 57 titik, tinggal menunggu petunjuk teknis dari pusat," jelas Ardiansyah saat dikonfirmasi Korankaltim.com Jumat (7/3/2025) hari ini.
Pemkab Kutim mengapresiasi langkah tersebut meski sempat khawatir program MBG dibebankan APBD Daerah yang sedang mengalami dampak efesiensi anggaran. "Alhamdulillah program MBG pembiayaan semuanya di bebankan melalui APBN,” ungkap Ardiansyah.
Meskipun belum merinci titik mana saja yang akan mendapat program tersebut, namun prinsipnya Kutim siap ambil andil dan pemkab hanya menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk kelancaran pelaksanaan program tersebut. "Semoga program ini dapat berjalan maksimal dan tepat sasaran," harapnya.
Pemkab Kutim akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim. "Prinsipnya tinggal menunggu arahan lebih lanjut terkait teknis pelaksanaan dan distribusi ke 57 titik yang ditentukan," tutup Ardiansyah.
Editor: Aspian Nur