Meskipun petugas akan melakukan pembersihan, tetapi pelayanan air bersih tetap berlangsung meskipun debit air tidak akan normal seperti biasanya.
“Selama pekerjaan berlangsung air tetap mengalir hanya saja mengalami penurunan debit,” kata Dirut Perumda TTBKT, Suparjan kepada Korankaltim.com, Jumat (14/2/2025).
Menurutnya, kegiatan pembersihan ini merupakan bagian dari pemeliharaan rutin untuk memastikan kualitas air tetap terjaga.
Pembersihan WTP IPA Kudungga dilakukan untuk mengoptimalkan sistem pengolahan air sehingga tetap memenuhi standar kesehatan dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan.
“Proses pembersihan maka instalasi pengolahan air harus dikosongkan untuk menghilangkan endapan atau kotoran lumpur,” jelasnya.
Suparjan juga sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan lantaran distribusi air terganggu. “Kami mohon maaf kepada seluruh pelanggan aliran air terganggu selama proses pembersihan berlangsung,” sebutnya.
Setelah pembersihan selesai, maka sistem kembali berfungsi secara optimal sehingga masyarakat bisa menikmati air bersih dengan kualitas yang lebih baik. “Estimasi pekerjaan selama dua hari. Jumlah wilayah terdampak agar melakukan penampungan air untuk kebutuhan,” pungkasnya.
Editor: Erwin