Gangguan ini terjadi akibat kebocoran pada pipa berukuran DN 63 mm dan DN 90 mm di Jalan Poros 2 Desa Senyiur.
Direktur Perumda TTBKT, Suparjan mengatakan bahwa proses perbaikan sedang berlangsung dan akan terus dilakukan hingga selesai. Selama perbaikan, aliran air di wilayah terdampak akan mengalami gangguan atau bahkan tidak mengalir sama sekali.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami terus berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar distribusi air dapat kembali normal,” bebernya saat dikonfirmasi Korankaltim.com, Minggu (26/1/2025).
TTBKT mengimbau warga untuk menampung air secukupnya dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung. Pihaknya juga meminta untuk selalu memperhatikan informasi update perbaikan atau pemeliharaan jaringan.
Aduan pelanggan bisa menghubungi Call Center kami di 0549-2027255 atau WhatsApp di0811-591-515.
Suparjan tegaskan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan meski terkadang terkendala faktor teknis seperti kebocoran pipa.
“Kami harapkan aliran air bersih di Wilayah Pengaliran Senyiur dapat segera kembali normal sehingga kebutuhan masyarakat akan air bersih dapat terpenuhi dengan optimal,” pungkasnya.
Editor: Erwin