Di Desa Tepian Budaya (Meratak), seorang warga bernama Nurhayadi menyebut air mulai meredam rumah warga setempat.
"Mohon selalu waspada kondisi debit air di wilayah Hambur Batu dan Meratak sudah sampai ke rumah warga," kata Nurhayadi dalam postingan yang dibagikan di media sosial.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kutai Timur (BPBD Kutim) turut melakukan antisipasi agar tidak terjadi bencana banjir bandang. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim Muhammad Naim menuturkan mereka sudah mengirim personel untuk melakukan pantauan di lapangan.
"Tim sudah turun di lokasi mereka juga dibekali peralatan dan logistik," kata Naim.
Dalam pendataan yang mereka lakukan ada 49 kepala keluarga terdampak banjir di Desa Tepian Langsat sebanyak 49 Kepala Keluarga (KK).
"Tapi yang berpotensi terkena dampak banjir ada 12 kepala keluarga. Kami terus pantau informasi terkini debit air," sebut Naim lagi. (*/kk)
Editor: Aspian Nur