Pihaknya telah mengapresiasi usia Kabupaten Kutim ke-25 tahun. Hal itu bukanlah rentang waktu yang singkat. Selama perjalanannya tentu dipenuhi berbagai capaian, tantangan dan kerja keras dalam membangun daerah. Dalam kurun waktu seperempat abad, Kutim elah mengalami berbagai perkembangan yang signifikan.
"Perjuangan kita bersama untuk mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan terus terwujud dengan komitmen kuat dari seluruh elemen masyarakat," beber dia.
Upaya pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan. Karena sejatinya pembangunan bukan hanya dilihat dari segi infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pemerataan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
"Pemerintah daerah harus terus berupaya menghadirkan program-program strategis yang berdampak positif pada kehidupan masyarakat," jelasnya.
Mulai peningkatan akses pendidikan, pelayanan kesehatan yang lebih baik hingga pengembangan sektor ekonomi, khususnya di bidang pertanian, perikanan, dan pariwisata.
"Tentu di usia yang ke-25 ini, sudah saatnya kita semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, untuk mewujudkan Kutim yang lebih sejahtera," bebernya.
Selain itu, pembangunan harus senantiasa berlandaskan pada prinsip-prinsip keberlanjutan dan kearifan lokal. Apalagi memiliki kekayaan dengan sumber daya alam. Sehingga harus dijaga dan dimanfaatkan secara bijaksana demi generasi yang akan datang.
"Semoga perayaan hari jadi Kutim ke-25 ini bukan hanya menjadi momen refleksi tetapi juga momentum untuk merancang langkah-langkah ke depan yang lebih baik," pungkasnya.
Editor: Supiansyah