Kepala Bidang (Kabid) Peternakan (DTPHP) Kutim, Kurniawan menyebutkan, sejumlah sapi yang didatangkan dari berbagai daerah kebanyakan berasal dari Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi.
"Jadi setiap menjelang hari raya Iduladha atau hari raya kurban rutin mendatangkan sapi dari luar," jelas dia saat dikonfirmasi pada Jumat (7/6/2024).
Ratusan sapi tersebut di didistribusikan ke sejumlah kecamatan. Adapun jenis sapi yang dipasok mayoritas sapi Bali, sisanya jenis Limosin.
"Tapi kebanyakan memang sapi Bali. Karena sapi lokal tak bisa memenuhi kebutuhan jadi harus mendatangkan dari luar daerah," paparnya.
Disinggung terkait perkembangan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kerap diidap sapi, pihaknya memastikan semua sapi yang didatangkan akan diseterilkan terlebih dahulu sebelum di distribusikan ke pedagang.
"Alhamdulillah saat ini untuk antisipasi PMK kita pastikan sudah aman. Kita juga rutin melakukan vaksinasi," pungkasnya.
Editor: Maruly Z