Pemilik toko, Doni Setiawan mengatakan saat kejadian ia bersama karyawan berada di dalam toko. Dari arah luar, mereka mendengar teriakan kebakaran.
"Kami langsung berlari keluar toko ke arah depan dan melihat api di belakang toko sudah membesar," jelas dia.
Melihat kejadian tersebut pihaknya meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk menghubungi pemadam kebakaran. Tak berselang lama api berhasil dipadamkan.
"Alhamdulillah respons cepat tim petugas pemadam menerjunkan delapan unit damkar milik pemerintah dan perusahaan," ungkapnya.
Doni menduga, kebakaran itu dipicu korsleting listrik.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kutim Failu berkata pihaknya juga telah menerjunkan personel untuk membantu kebakaran lahan yang sering terjadi akhir-akhir ini.
"Memang harus ada upaya untuk antisipasi sejak dini terhadap bahaya kebakaran ini," bebernya.
Untuk itu, ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam kondisi cuaca panas dan kemarau panjang.
"Apabila memerlukan bantuan segera menghubungi nomor 112 atau sosial media kami yang tertera terkait gawat dan kedaruratan," pungkasnya.
Editor: Supiansyah