Saat terjadi kebakaran pihaknya pun telah melakukan pemantauan langsung di lapangan apalagi saat musim kemarau sangat rentan terhadap kebakaran.
Kebakaran lahan tidak hanya merugikan lingkungan tetapi juga mengancam keselamatan dan kesehatan masyarakat serta menyebabkan kerugian ekonomi yang besar.
"Tentu hal itu bisa merugikan semua pihak. Dimohon kepada masyarakat untuk berhenti membakar lahan atau sampah," kata Bupati Kutai Timur Ardiansyah.
Menurutnya, hal tersebut bisa saja orang lain yang merasakan dampaknya. Selain itu, juga dapat menyebabkan polusi udara. Untuk mengantisipasi, pihaknya telah meminta instansi terkait untuk terus melakukan pemantauan di lapangan.
"Agar bisa memberikan imbauan kepada Masyarakat, mengantisipasi dan mengurangi risiko kebakaran lahan," ucap Ardiansyah lagi.
Demi menjaga keamanan dan kesejahteraan bersama kepedulian dan kerjasama dari seluruh lapisan masyarakat sangatlah diperlukan dalam menghadapi musibah tersebut.
Peran serta stakeholder menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran lahan dengan tidak melakukan pembakaran sembarangan.
"Lebih baik mencegah dengan melakukan tindakan preventif yang tepat agar bisa terhindar dari bencana," tutupnya.
Editor: Aspian Nur