Dari hasil rekapitulasi tersebut diketahui komposisi partai politik (parpol) peraih kursi di DPRD setempat dimana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meraih kursi terbanyak yaitu 7 kursi dengan jumlah akumulatif sebanyak 37.310 suara atau 16,54 persen, disusul Partai Golongan Karya (Golkar) yang juga meraih 7 kursi namun jumlah akumulatif mencapai 36.460 suara atau 16,16 persen. Sedangkan Partai Nasional Demokrat (NasDem) diposisi ketiga terbesar meraih jumlah akumulatif 26.271 suara.
Hasil tersebut membuat tiga parpol perolehan terbanyak diatas bakal menjadi unsur pimpinan. Meski PKS dan Golkar sama-sama memiliki 7 kursi namun akumulatif suara PKS lebih banyak maka bisa dipastikan bakal menjadi ketua DPRD.
Sebagaimana diketahui, slot kursi di DPRD Kutai Timur sebanyak 40 kursi. Perolehan kursi terbagi di 5 Daerah Pemilihan (Dapil) yakni PKS mendapat 7 kursi, Golkar (7), Demokrat (6), NasDem (6), PPP (4), Gerindra (3), PDIP (3), PAN (2) dan Perindo serta Partai Gelora masing-masing mendapat 1 kursi.
Ketua Majelis Daerah (MPD) PKS Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengatakan, sejak awal Pemilu 2024 mereka sudah optimistis mendapatkan 7 kusi saat melihat proses hasil perhitungan suara cepat meskipun rekapitulasi saat itu belum tuntas 100 persen. "Sejak awal kami melihat sejauh ada potensi PKS mendapat 8 kursi sesuai yang ditargetkan," ucapnya.
Sebelumnya, Ketua harian DPD II Partai Golkar Kutai Timur Rudi Hartono mengatakan, pihaknya siap menerima segala keputusan sesuai hasil dari proses rekapitulasi di KPU, menerima dan menghargai segala keputusan yang dikeluarkan hasil rekapitulasi tersebut. "Kami siap menerima apapun keputusan. Terpenting bagaimana suasana demokrasi tetap sejuk, aman dan damai," ujar Rudi.
Editor: Aspian Nur