Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim, Bongga Losong mengungkapkan kronologis kejadian, dimana saat itu beberapa anak sedang berenang di sekitar Sungai Telen.
Anak bernama Nakula Priditia berada di pinggir sungai tiba-tiba terperosok ke dalam sungai. Meski sempat berpegangan dengan batang pohon yang berada di pinggir sungai akan tetapi terlepas dan hilang.
"Dia berusaha melawan arus tapi karena kelelahan akhirnya hanyut," kata Bongga kepada Korankaltim.com siang tadi.
Belakangan diketahui ternyata Nakula tidak bisa berenang. Karena arus sungai cukup deras maka temannya tidak dapat menolong.
Teman Nakula lari memberitahukan ke warga atas kejadian tersebut. Mendengar hal tersebut orangtua Nakula langsung mencari anaknya di sekitaran sungai.
Karena tak kunjung ketemu akhirnya meminta bantuan kepada masyarakat sekitar dan Polsek Muara Wahau untuk membantu mencari anaknya.
Tim SAR Kutim mengetahui kejadian tersebut setelah adanya laporan masyarakat atas nama Debi Hanafi sekitar Pukul 16.10 WITA yang menginformasikan jika seorang bocah hanyut terbawa arus sungai. "Hingga saat ini pihak keluarga dan masyarakat setempat masih mencari keberadaan anak itu," papar Bongga.
Pihaknya telah mengarahkan Tim Rescue Pos SAR Sangatta bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa sejumlah perlengkapan SAR. "Proses pencarian masih terus dilakukan. Tim sudah berangkat saat ini dalam perjalanan. Semoga segera ditemukan," harapnya.
Editor: Aspian Nur