Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutai Timur Muhammad Naim menyebut Karhutla tersebut terjadi di tiga lokasi berbeda.
Kendati belum diketahui pasti apa pasti pemicu terjadinya kebakaran namun hal itu disinyalir akibat pembukaan lahan baru.
"Kami sudah melakukan pemadaman di tiga titik lokasi berbeda yakni area Cristian Center, Tongkonan Ranu dan Jalan Mulawarman Kanal I," kata Naim kepada Korankaltim.com Jumat (8/9/2023) sore tadi.
BPBD meminta relawan tingkat kecamatan dan desa melakukan monitoring setiap saat dan membentuk masyarakat peduli api (MPA) di 76 desa yang tersebar di 18 kecamatan.
Masyarakat diminta agar tidak melakukan pembukaan lahan di saat musim kemarau ini dan pembakaran hutan dan lahan.
"Apalagi sekarang cuaca ekstrem yang dapat menyebabkan suhu panas di daerah naik sehingga menyebabkan kekeringan," ujar Naim.
Editor: Aspian Nur