Mereka mengarak obor start di Halaman Kantor Camat Sangatta Utara.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutai Timur Asti Mazar mengatakan Pawai Obor ini untuj memeriahkan HUT Pramuka ke-62 dan momen HUT ke-78 RI.
Ada sekitar 55 regu peserta Gudep perwakilan sekolah se-Sangatta Utara menampilkan ide dan kreativitas mereka masing-masing.
Penilaian dilakukan untuk kreativitas maupun keunikan regu, seperti aneka ragam yel-yel dan kekompakan tim.
"Semua peserta sangat antusias menampilkan kreativitas dan yel-yel yang terbaik dihadapan dewan juri," sebut Asti saat dikonfirmasi Sabtu (26/8/2023).
Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang menyebutkan pawai obor menjadi rutinitas tahunan yang dilaksanakan sebagai sarana pengenalan Pramuka sebagai kawah candradimuka dalam menempa dan mendidik anak.
"Terus semangat belajar dan mengikuti kegiatan kepramukaan. Siap ditempa dalam hal positif sebagai penguatan karakter," kata Kasmidi yang juga pembina Kwarcab Pramuka Kutai Timur ini.
Makna pawai obor menurutnya erat kaitannya dengan keperkasaan dan Pramuka Kutai Timur sehingga diharapkan menjadi sosok yang perkasa, siap menghadapi situasi apapun.
Api melambangkan keperkasaan yang dalam gelap bisa menjadi penerang.
"Maka dalam kondisi apapun seorang Pramuka bisa menjadi apapun. Melalui kegiatan kepramukaan dapat mengurangi kenakalan remaja," papar Kasmidi.
Editor Aspian Nur