Kutai Timur Masih Aman dari Rabies, Masyarakat Tetap Diminta Waspada
1 menit baca583 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Sampai saat ini belum ditemukan adanya kasus orang terjangkit penyakit rabies di Kutai Timur.
1 menit baca583 kali dibaca

Penulis: Zulhamri
KORANKALTIM.COM, SANGATTA – Sampai saat ini belum ditemukan adanya kasus orang terjangkit penyakit rabies di Kutai Timur.
Meski begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kutai Timur tetap menghimbau agar warga yang memiliki hewan peliharaan untuk divaksin.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kutai Timur Bahrani Hasanal mengakui saat ini belum ada laporan kasus penyakit rabies namun tetap meminta masyarakat waspada terhadap gigitan hewan peliharaan seperti kucing, anjing dan monyet.
"Karena itu bisa menyebabkan penyakit rabies. Kami imbau masyarakat melakukan vaksin secara rutin untuk hewan peliharaan mereka," kata Bahrani kepada Korankaltim.com Minggu (9/7/2023).
Sebagai langkah antisipasi masyarakat harus memahami tanda-tanda positif rabies. Selain gigitan, penularan rabies dapat juga melalui air liur yang berkontak langsung pada kulit yang luka.
"Hewan peliharaan diupayakan terkurung di kandang. Sambil divaksinasi untuk mencegah terjadinya penularan penyakit rabies," paparnya.
Kalau ada warga yang digigit hewan Bahrani meminta agar tidak panik sebagai pertolongan dan pencegahan yakni segera mencuci luka dan pergi ke Puskesmas untuk penanganan lebih lanjut.
"Tetap waspada saat berinteraksi dengan hewan peliharaan yang berpotensi menularkan rabies. Mengindari gigitan saat memberikan makanan," tutup Bahrani.
Editor: Aspian Nur







Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG