Sebanyak 39 Perangkat Daerah dan 18 Kecamatan turut berpartisipasi selaku narahubung SP4N LAPOR Kabupaten Kutim.
Kegiatan ini dalam rangka implementasi peningkatan Sistem Pelayanan Berbasis Elektronik (SPBE). Pelatihan itu digelar di Ruang Ballroom I Marcure, Samarinda, Senin (29/5/2023).
Kegiatan itu dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Zubair, menyampaikan bahwa aplikasi SP4N LAPOR dikembangkan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat untuk pengawasan program dan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan publik.
Sehingga tercipta transparansi penyelenggaraan pemerintahan kepada masyarakat, maka diharap setiap instansi pemerintah diharuskan tersambung dengan aplikasi ini dan sungguh- sungguh mengelolanya.
“Melalui aplikasi SP4N Lapor akan memberikan dampak pelayanan maksimal bagi warga masyarakat. Pengelolaan pengaduan merupakan hal penting sebagai sarana perbaikan layanan publik, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dasar pengambilan keputusan dan kebijakan serta mengawal akuntabilitas pemerintah,” ucapnya.
Lebih lanjut ia berharap, kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan SP4N LAPOR itu berjalan lancar dan sukses. Sementara, Kepala Diskominfo Staper Kutim, Ery Mulyadi menyampaikan laporannya Kegiatan Bimtek ini SP4N LAPOR dilaksanakan secara offline. Dan diikuti oleh 39 Perangkat Daerah dan 18 Kecamatan selaku narahubung SP4N LAPOR Kabupaten Kutim. (*/kk)
Editor: Rusdianto