Tim SAR gabungan sudah melakukan upaya pencarian sejak tiga hari lalu. Kini jasad Burhan telah ditemukan setelah diseret sejauh 5 kilometer dari lokasi kejadian di Sungai Manubar, Kecamatan Sandaran.
Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim, Bongga Losong menuturkan pihaknya telah melakukan briefing dan menutup proses pencarian.
"Awalnya sempat beristirahat dan menghentikan sementara pencarian dikarenakan cuaca hujan," sebut Bongga, saat dikonfirmasi Rabu (8/2/2023).
Namun memasuki hari ketiga, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari salah seorang warga telah melihat adanya jasad korban dalam keadaan mengambang yang dicari oleh Tim SAR Gabungan selama ini.
"Tim gabungan langsung bergerak menuju ke lokasi untuk mengevakuasi korban yang berjarak 8 KM dari LKP (Last Know Position)," sebutnya.
Selanjutnya korban di bawa ke rumah duka atas permintaan keluarga. Seluruh unsur pun kembali kesatuan masing-masing dan dilanjutkan dengan kesiapsiagaan.
Adapun tim yang terlibat yakni, Rescue Pos Sar Kutim, TNI AL Manubar, Polairud Manubar, PosPolair Manubar, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) dan Keluarga korban.
Dilengkapi dengan peralatan tim seperti Rubber Boat Basarnas, Speed Boat TNI AL, Mobil Dmax, Mopel 25 PK, Ketinting, Peralatan SAR Air Lengkap dan Peralatan Komunikasi.
Sebagai informasi, sebelumnya korban diketahui sedang asyik memancing bersama empat rekan sejawatnya yakni, Aliyaman (44), Hendrik (18), Asrul (20) dan Yatnan (17) dengan menggunakan kapal ketinting.
Disitulah korban diduga disambar buaya hingga dilakukan proses pencarian. Pada akhirnya jasad korban berhasil ditemukan dan dilakukan evakuasi oleh Tim SAR Gabungan.
Editor: Rusdianto