Hal tersebut sesuai dengan instruksi pemerintah pusat agar di seluruh kabupaten/kota melaksanakan pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi setelah adanya kenaikan harga BBM, yang berdampak pada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang menuturkan, pihaknya telah mengalokasikan dana bersumber dari APBD sebesar 2 persen.
"Jadi paket yang disediakan di subsidi sebesar 50 persen. Jumlah yang disediakan sebanyak 54.720 paket yang didistribusikan secara bertahap di tiap kecamatan," beber Kasmidi.
Sementara itu, Kepala Disperindag Kutim, M. Zaini mengatakan, data penerima manfaat yang digunakan berdasarkan hasil penginputan dari kecamatan masing-masing.
"Isi paket sembako terdiri dari beras 10 kg, gula pasir, sardin, dan minyak goreng kemasan dua liter," jelas Zaini.
Pihaknya melakukan kerjasama dengan petani lokal asal Kecamatan Kaubun untuk pembelian beras yang digunakan dalam kemasan paket sembako murah tersebut.
"Jadi ada kerjasama untuk pembelian beras lokal dengan kualitas baik. Agar para petani lokal ikut terbantu hasil produksi atau saat musim panen," tukasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi