Kapolsek Sangatta AKP Rihard Nixon Sihombing kepada Korankaltim.com Kamis (1/9/2022) siang tadi menjelaskan, dari informasi yang didapat pihaknya, pemilik rumah Bernama Amirsan sedang tidur di kamar, tiba-tiba merasakan panas kemudian bangun dan melihat asap dari belakang televisi yang berada dari warung yang letaknya bersebelahan dengan rumah.
"Karena kaget dia membangunkan keempat anaknya untuk menyelamatkan diri. Saat keluar rumah api sudah mulai membesar yang berasal dari warung dan dia meminta pertolongan kepada warga sekitar dan pemadam kebakaran," kata Rihard.
Diperkirakan asal api berasal dari lilin di warung milik Amirsan tersebut yang dinyalakan setelah listrik PLN padam sekitar tiga jam. "Diduga sumber api berasal dari lilin karena saat itu listrik dari PLN padam," sebut Rihard.
Keluarga Amirsan selamat namun kerugian material yang dialaminya berkisar Rp500 juta. Api baru bisa dipadamkan setelah berkobar selama tiga jam dimana enam unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Kutai Timur membantu proses pemadaman.
"Kami sudah pasang garis pembatas di sekitar bangunan yang terdampak. Bagi orang berkepentingan saja boleh melintas," tutup Rihard.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur