Sebab diketahui sebelum terjadinya kebakaran, Jeny salah seorang pemilik ruko sedang menyetrika pakaian sekolah di kamarnya. Kemudian Jeny pergi keluar rumah dan lupa untuk mematikan setrika yang masih menyala.
"Tak lama berselang, orangtuanya sedang membuka kamar dan melihat api sudah membesar," sebut Satria saat dikonfirmasi pada Senin (22/8/2022).
Meskipun sempat mengambil alat pemadam api ringan (Apar) lalu menyemprotkan ke kamar Jeny, akan tetapi api tetap tidak bisa dipadamkan.
Sehingga pihak keluarga berteriak meminta bantuan bahwa terjadi kebakaran. Tak lama berselang, 2 unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Kongbeng serta 1 unit mobil pemadam kebakaran milik Masyarakat Peduli Api (MPA) tiba di lokasi hingga api kemudian berhasil dipadamkan.
"Adapun kerugian satu bangunan ruko penjual material dan eletronik perlengkapan mesin serta 1 unit mobil hartop hitam yang ditaksir (kerugiannya) mencapai Rp3 miliar," sebutnya.
Dipastikan dalam musibah itu tidak ada korban jiwa.Namun karena sebagian bangunan terbuat dari bahan kayu, sehingga api dengan mudah terbakar dan membesar."Barang yang dapat diselamatkan satu unit mobil Fortuner warna putih," jelasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor: Maruly Zainuddin