Dia bercerita, suatu kebanggaan bisa terpilih lolos seleksi dari 39 calon peserta sebagai petugas upacara peringatan HUT RI. Dari 18 calon peserta putri yang lolos seleksi, dialah salah satunya.
Bahkan, keberuntungan menghampiri dirinya, sebab dipercaya membawakan baki bendera Merah Putih yang tentu tugasnya tidak mudah karena butuh mental dan fisik yang kuat.
Diakuinya, pada saat awal berlatih dirinya sempat mengalami grogi, namun seiring berjalannya waktu, ia berusaha tampil percaya diri dalam menjalankan tugas. "Intinya percaya diri aja. Kami sudah berhari-hari berlatih untuk menunjukkan yang terbaik," sebutnya.
Ia merasa sangat terharu dan bangga sebagai petugas pembawa baki , karena bisa naik podium menerima secara langsung bendera Merah Putih dari Bupati Kutim untuk dikibarkan."Suatu kebanggaan tersendiri bisa menjalankan tugas dengan baik, ini menjadi bekal pengalaman hidup saya," paparnya.
Kedua orangtuanya pun yang ikut menyaksikan saat anaknya bertugas merasa terharu dan bangga. Diketahui, sosok Firda memiliki hobi dibidang olahraga yakni bola voli. Dibidang akademik, prestasi Firda di sekolah juga tidak mengecewakan, karena mampu bersaing dengan siswa lainnya.
Sebagai tambahan informasi, ada tiga pelajar yang bertugas sebagai pasukan pengibar bendera Merah Putih di halaman kantor bupati Kutim yakni, Gabriel Luis Reno Manalu asal SMKN Santo Yoseph Sangatta, Muhammad Arif Firmansyah asal SMKN 2 Sangatta Utara dan Muhammad Arif Dwi Prayoga asal SMAN 2 Sangatta Utara.
Penulis: Zulhamri
Editor: Maruly Zainuddin