Program teknologi informasi dapat menumbuhkan perekonomian dan merdeka sinyal membantu masyarakat mengakses informasi teknologi dengan mudah. Beberapa desa yang belum terjangkau sinyal diharapkan segera dapat menikmati wifi dengan dibangunnya VSAT sebagai penguat sinyal di desa yang masih blank spot tersebut.
"Terus berproses dalam waktu dekat akan dibangun BTS (Base Transceiver Station) untuk menara sinyal HP yang memang belum terjangkau selama ini,” kata Kasmidi kepada Korankaltim.com Jumat (3/6/2022) hari ini.
Program merdeka sinyal tersebut sangat mendukung dalam akses informasi terutama bidang pendidikan. Demi pemerataan merdeka sinyal maka meminta agar lokasi hotspot, ditempatkan di lokasi strategis atau di tengah permukiman masyarakat.
"Jadi penempatan hotspot tidak harus di kantor desa atau fasilitas umum tapi bisa juga di lokasi strategis di seskitar area permukiman untuk pemerataan akses internet dalam menunjang program pendidikan," paparnya.
Tahun 2022 ini akan dilakukan pembangunan BTS bantuan dari pemerintah pusat terkait program pembangunan desa merdeka sinyal.
"Sebanyak 56 lokasi yang akan dibangun fasilitas menara dan BTS sebagai penguat sinyal yang dengan itu diharapkan semua desa terjangkau sinyal,” pungkas Kasmidi. (*/KK)
Penulis: */Zulhamri
Editor: Aspian Nur