Kepala Desa Sekerat Sunandika kepada Korankaltim.com menjelaskan, pengelola sudah membuka wisata pantai setelah adanya edaran dari pemerintah daerah untuk aktivitas tempat wisata.
"Hari kedua Lebaran jumlah pengunjung bisa mencapai tiga ribu orang, bahkan ada yang datang dari luar Kutai Timur," kata Sunandika dikonfirmasi Korankaltim.com Minggu (8/5/2022) hari ini.
Dengan banyaknya pengunjung tentu menjadi peluang bagi daerah setempat meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes). Bahkan, melalui wisata dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan taraf hidup warga setempat.
"Mereka akan memperoleh pendapatan maksimal dari para pengunjung. Kendala kami terkait akses pendukung yakni infrastruktur jalan yang masih butuh perhatian," ujar Sunandika lagi.
"Jadi untuk menarik pengunjung memang sarana dan prasarana harus dipenuhi. Prinsip wisata itu, selain memiliki daya tarik juga harus ditunjang pendukung lainnya agar mereka bisa berkunjung kembali," sebutnya.
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur