"Setiap tahun memang rata-rata dapat pelanggan sekitar 2 ribu pelanggan. Kami target 2.500 pelanggan hingga menjelang akhir tahun 2021 ini," sebut Hengky, sapaan akrab Hendrawanzah kepada Korankaltim.com Senin (1/11/2021) hari ini.
Perumda TTBKT terus mengejar target dan kerja maksimal untuk pelayanan kepada masyarakat meskipun di dalam satu kawasan belum terpasang jaringan pipa tersier akan tetap dilakukan pendataan untuk diajukan tahun berikutnya.
"Kalau sudah pendataan kami sampaikan usulan penabahan jaringan agar masyarakat bisa mendapat cakupan layanan air bersih secara merata. Minimal pelayanan mencapai 80 persen," ujarnya.
Sumber air bersih bersumber dari instalasi pengolahan air (IPA) di Kabo Jaya dan Kudungga mampu melayani penambahan hingga 5 Ribu pelanggan.
Terkait pengajuan penambahan jaringan pihaknya tidak serta merta melihat populasi jumlah penduduk.
"Jadi meskipun lingkup dalam suatu wilayah atau kawasan masih sedikit jumlah penduduk tetap bisa mengajukan surat usulan ditujukan ke Direktur melalui ketua RT," tutup Hengky.
Penulis : Zulhamri
Editor: Aspian Nur