"Jadi sesuai edaran Kemenkes RI bahwa vaksin yang dilakukan bagi Nakes pada hari ini merupakan tahap ketiga. Ini bukan bagian booster. Sebab yang termasuk booster harus sama jenis vaksin mulai pertama, kedua hingga ketiga. Sementara kita berbeda-beda," paparnya.
Ia menegaskan vaksin Moderna untuk sementara hanya dikhususkan bagi Nakes jika ada lebih akan diberikan kepada masyarakat umum. "Untuk jatah vaksin Moderna untuk Nakes Kutim sekitar dua ribuan dosis itupun kurang karena jumlah Nakes tiga ribuan lebih. Jadi hari pertama kami target 50 orang yang ada di lingkungan kantor Dinas Kesehatan. Sementara untuk tingkat Puskesmas akan dilanjutkan keesokan harinya," ucap dia.
Meski demikian, bahwa saat penyuntikan vaksin Moderna ini memiliki efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) kategori ringan sehingga calon penerima harus dipastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. "Rata-rata mengalami gejala ngantuk hingga demam namun dianjurkan tidak mengkonsumsi obat-obatan agar khasiatnya tidak berkurang," ujarnya.
Untuk mensiasati agar pelayanan tetap berjalan pihaknya telah mengatur jadwal vaksinasi sejumlah Nakes. Tujuannya agar tidak menghambat pelayanan jika ada mengalami gejala KIPI ringan hingga berat.
"Khawatirnya jika dilakukan suntik vaksin Moderna ini serentak dan semua mengalami gejala bisa-bisa tutup pelayanan. Sebagai antisipasi kami atur sedemikan secara bertahap agar yang lain bisa membackup," timpalnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Bambang Irawan