“Kami sudah mengalokasikan anggaran bencana tanggap darurat yang akan dialokasikan sekaligus kami akan berkunjung ke lokasi banjir," kata Kasmidi dalam imbauan lewat akun pribadinya, Minggu (23/5/2021). Masyarakat diminta berdoa agar banjir di delapan kecamatan di Kutim segera surut.
Sampai saat ini pemerintah sudah menurunkan tim dan sudah membagi untuk menuju kecamatan. Namun akses menuju lokasi terkendala penghubung antardesa hingga kecamatan membuat sulit dijangkau dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Apalagi sejumlah desa berada dipinggir sungai dimana sungai yang meluap membuat jalan rata dengan air.
Alternatifnya menggunakan perahu perahu kecil maupun perahu karet yang disediakan oleh badan penanggulangan bencana daerah (BPBD). "Kami sangat mengapresiasi berbagai pihak yang telah berpartisipasi membantu pemerintah daerah dan masyarakat yang tertimpa musibah banjir," kata Kasmidi.
Bersama forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda), Kasmidi berkunjung sekaligus mendistribusikan bantuan sembako ke lokasi terdampak banjir diantaranya yakni Kecamatan Telen, Batu Ampar, Muara Wahau dan Kongbeng.
"Alhamdulillah bisa langsung mendistribusikan bantuan ini ke masyarakat yang terdampak musibah bancana. Ini sebagai bentuk simpati dan empati kami dan ikut merasakan musibah yang dialami masyarakat terdampak banjir ini," paparnya
Sebelumnya Bupati Ardiansyah telah berkunjung ke Kecamatan Muara Bengkal, Muara Ancalong, Long Mesangat dan Busang. Bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah bersama pihak-pihak terkait.
"Bantuan sudah dipersiapkan dengan memanfaatkan dana tanggap darurat. Memang harus segera digunakan dengan memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir," tutup Kasmidi.
Penulis: */Zulhamri
Editor: Aspian Nur