Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan tim SAR bersama pihak keluarga korban dengan menyisir lokasi tempat korban melaut hingga ke beberapa mil dari perairan sekitar Kenyamukan.
“Sudah melakukan upaya dengan melakukan penelusuran di sekitar namun belum juga ditemukan,” ujar Suharman selaku keluarga korban saat dikonfirmasi Minggu (16/5/2021). Anggota tim SAR dan pihak keluarga, upaya pencarian terhadap korban juga melibatkan anggota Polair, Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutim dan pihak terkait lainnya.
Tentu atas musibah tersebut menjadi prihatin pihak keluarga dan tim SAR karena di luar dugaan korban menghilang tanpa ada tanda-tanda keberadaan korban hanya sejumlah barang milik korban yang menandakan korban menghilang di lokasi tersebut.
"Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah melakukan pencarian. Tentunya kami berharap agar wujud korban segera ditemukan,” harapnya. Tim SAR, keluarga dan para relawan pun tetap berahan dan memperluas lokasi pencarian.
Bahkan telah menyisir lokasi yang diduga sebagai lokasi terakhir korban melaut, namun belum ada tanda-tanda nelayan tersebut akan ditemukan. Diketahui, Baso dilaporkan menghilang setelah pergi melaut dengan perahu yang disewanya.
Namun hingga keesokan harinya, korban tidak juga kembali ke rumahnya hingga pihak keluarga melakukan pencarian ditempat yang dituju korban. Bahkan pencarian korban juga melibatkan pawang sebab dugaan sementara korban telah diterkam buaya hal tersebut sebagaimana yang disimpulkan oleh Ketua Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutim, Ronny Efendy.
Ia menuturkan tim dari LKK menurunkan 13 orang anggota, termasuk melibatkan pawang. "Dugaan sementara kemungkinan besar korban diterkam buaya sebab tim SAR sesekali melihat beberapa buaya di sekitar TKP (Tempat Kejadian Perkara) saat pencarian," bebernya.
Ditambahkan, Kepala Tim Rescue Pos SAR Kutim, Bongga Losong menuturkan menduga korban diterkam buaya. Namun belum bisa dipastikan sepenuhnya karena analisa tersebut berdasarkan kondisi yang didapatkan di lokasi kejadian. "Hasil pencarian sementara masih nihil. Saat tim dari rekan-rekan LKK proses mediasi untuk mengetahui keberadaan korban," tandasnya.
Penulis : Zulhamri
Editor : Bambang Irawan