Kapolres Kutim AKBP Welly Djatmoko mengatakan, kampung tangguh yang selama ini digaung-gaungkan bakal terus bertambah. Lantaran, pihaknya mewajibkan satu kecamatan miliki satu Kampung Tangguh Nusantara. “Jadi tiap kecamatan harus memiliki minimal satu desa yang dijadikan kampung tangguh nusantara,” papar Welly saat dikonfirmasi, Senin (8/3/2021).
Ia menyebut, hingga awal Maret sudah terbentuk Kampung Tangguh Nusantara di beberapa desa di Kecamatan Sangatta Selatan. Sehingga kedepan berharap agar kecamatan lain juga ikut mempersiapkan dengan konsep yang lebih beragam.
"Makanya sekarang ini sudah dilakukan sosialisasi pembentukan desa kampung tangguh sebagai wujud penerapan PPKM skala mikro dengan mengaktifkan Posko Covid-19 di masing-masing RT serta terbentuknya kampung tangguh," bebernya.
Terkait kriteria wilayah untuk dijadikan kampung tangguh adalah adanya aspek sosial ekonomi yang dapat mendorong ketahanan pangan. "Termasuk aspek keamanan, kesehatan dan kreatifitas suatu desa tersebut. Sehingga layak untuk dijadikan dalam kategori kampung tangguh nusantara," ungkapnya.
Sebab hal itu dinilai lebih efektif dalam menekan laju penyebaran Covid-19. Selain itu, dengan adanya kampung tangguh dapat memotivasi masyarakat agar lebih produktif. "Kami berharap mudah-mudahan seluruh Kecamatan di Kutim bisa membentuk kampung tangguh yang dapat memberikan nuansa tersendiri bagi para penduduk yang bermukim," tandasnya.[]
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi