Hasil pantauan di pasar Induk Sangatta aktivitas tetap berjalan, masyarakat yang ingin membeli kebutuhan bahan pokok masih terpantau dengan pembatasan yang telah dianjurkan tidak terjadi penumpukan massa.
Kepala UPT Pasar Induk Sangatta, Bohari menuturkan bahwa para pedagang di pasar tersebut memang sedikit merasakan sepinya pembeli berbeda pada hari-hari biasanya yang rame diakhir pekan.
Menurutnya, sebelum pandemi Covid-19 di pasar induk memang paling ramai apalagi di waktu akhir pekan Sabtu dan Minggu.
"Setelah ada edaran pembatasan sehingga pembeli biasanya cenderung belanja dihari biasa. Meskipun aktivitas di pasar tetap dibuka pada akhir pekan," sebut Bohari saat dikonfirmasi, Sabtu (20/2/2021).
Pengetatan protokol kesehatan tetap harus diterapkan sehingga para pembeli yang datang tidak memicu kerumunan di salah satu tempat.
"Memang ada petugas yang bertugas mengawasi untuk menerapkan protokol kesehatan. Agar para pembeli dan pedagang tidak terjadi penumpukan. Jadi mereka wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. Pembeli juga diingatkan agar tak berlama-lama di pasar," sambung Bohari.
Pemberlakuan itu diterapkan tentu dengan tujuan mengurangi penyebaran virus berbahaya tersebut. Meskipun pasar akan tetap dibuka tetapi pengunjung skala terbatas.
"Jadi masyarakat sekiranya dapat menaati peraturan ini agar semua kegiatan, khususnya perekonomian bisa kembali pulih. Karena pandemi Covid-19 sangat berpengaruh terhadap roda perekonomian," tandasnya.[]
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi