Ia juga meminta agar masyarakat yang sudah menjadwalkan berlibur pada pergantian tahun agar ditunda. Pasalnya mengingat situasi dan kondisi di masa pandemi Covid-19 yang angka penularannya semakin meningkat.
“Kami minta untuk bisa menjadi perhatian bersama dalam menegakan protokol kesehatan. Tentu bisa mengganti liburan untuk berdiam dirumah. Memanfaatkan masa liburan dengan melakukan kegiatan yang positif,” bebernya.
Berbagai alternatif yang bisa dilakukan untuk mengganti liburan keluar dengan tetap di rumah saja. Kegiatan sederhana seperti berkebun menanam tanaman di pekarangan rumah atau menonton bersama keluarga.
"Pastinya saling mengingatkan dan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas yang berkerumun agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19 selama masa liburan," ucapnya. Hal itu juga sebagai langkah antisipasi munculnya klaster baru penularan kasus Covid-19.
Untuk itu, aturan yang diterapkan untuk mengendalikan mobilitas masyarakat yang haus akan hiburan. “Memang terkadang kejenuhan dirasakan setiap orang. Akan tetapi alangkah baiknya berdiam diri di rumah saja. Upaya membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” tukasnya.
Sehingga pihaknya terus mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menjaga jarak (3M).
"Untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19, sehingga seluruh destinasi wisata yang ada wilayah Selatan Selatan kami ditutup sementara hingga batas waktu yang sudah ditentukan," tutupnya.[]
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi